ROUTING

SISTEM OPERASI

PC, Smartphone, tablet, laptop, Smart TV, Switch dan Router merupakan alat yang sangat berbeda dalam hal hardware, penggunaan dan kemampuannya. Hal yang membuatnya sama adalah bahwa semua itu merupakan Hardware yang dijalankan atau difungsikan oleh Sistem Operasi. Semua alat yang digunakan oleh pengguna atau sebagai alat jaringan, sistem operasinya harus tertanam untuk dapat digunakan. Apapun bentuknya, Alat/hardware yang dijalankan oleh sistem operasi biasa disebut dengan komputer.

Komputer akan meload sistem operasi ketika dinyalakan dari penyimpanan/hardisk ke RAM. Porsi OS yang berinteraksi secara langsung dengan Hardware dikenal sebagai Kernel. Pengguna bisa berinteraksi dengan Shell menggunakan 2 cara:
  1. Command-line interface (CLI) - Pengguna berinteraksi dengan sistem menggunakan perintah text pada command prompt.
  2. Graphical user interface (GUI) - Pengguna berinteraksi dengan sistem melalui lingkungan  yang menggunakan gambar, multimedia dan text.

CISCO IOS

Cisco Internetwork Operating System (IOS) adalah salah satu contoh sistem operasi yang digunakan dalam alat jaringan Cisco seperti Switch dan Router.

Contoh lain seperti JunOS, Vyatta, Arista, Mikrotik OS, dll. Metode yang biasa digunakan untuk mengakses Cisco IOS adalah menggunakan CLI. Cisco IOS pada router dan switch melakukan fungsi dimana profesional network bergantung untuk membuat infrastruktur jaringannya berjalan seperti yang diinginkan.

Fungsi utama yang dijalankan oleh router dan switch Cisco adalah:
1. Mendukung keamanan jaringan
2. IP addressing pada interface fisik dan virtual
3. Menjalankan konfigurasi secara spesifik pada interface untuk mengoptimalkan konektifitas sesuai media
4. Routing
5. Menjalankan teknologi Quality of Service (QoS)
6. Teknologi managemen jaringan

Mengakses Device Cisco IOS

Metode yang sering dipakai adalah:
1. Console


Port Console adalah port yang digunakan untuk menghubungkan antara komputer dan router secara langsung dengan menggunakan kabel utp tipe rol over.

2. Telnet atau SSH

Telnet dan SSH keduanya melayani tujuan yang sama dan menyediakan konektivitas ke server jauh tetapi Telnet adalah protokol konvensional, meskipun masih digunakan dalam berbagai aplikasi. SSH adalah pengganti Telnet dan memiliki beberapa fitur yang disempurnakan juga.

3. AUX port



Port Auxiliary adalah port router yang digunakan untuk menghubungkan router dengan modem dial up, sehingga router bisa diatur atau di setting melalui jaringan internet.

Router

Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa network yang berbeda. Maksud beda disini adalah berbeda alamat jaringan atau alamat subnet mask-nya. Seperti misalnya menghubungkan jaringan kantor dengan jaringan Internet. Karena berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, maka Router minimal memiliki 2 network interface.

Router sering digunakan untuk menghubungkan beberapa network yang berbeda. Router merupakan perangkat utama yang digunakan untuk menghubungkan jaringan LAN, WAN dan WLAN.

Router sebenarnya adalah sebuah komputer spesial untuk proses routing. Router memerlukan Operating System yang disebut Internetwork Operating System (IOS), digunakan untuk menjalankan file-file konfigurasi, aplikasi (routing, switching) dan fungsi-fungsi internetworking lainnya.

Fungsi Router

  1. Menghubungkan beberapa jaringan untuk menyampaikan suatu data.
  2. Mentransmisikan suatu informasi dari jaringan satu ke jaringan lain dengan sistem kerja seperti bridge.
  3. Menghubungkan atau mengkoneksikan dua jaringan dengan media yang berbeda.
  4. Menghubungkan jaringan lokal ke koneksi DSL atau disebut juga dengan DSL router.
  5. Menyimpan routing table untuk menentukan rute terbaik antara LAN ke WAN.
  6. Untuk membaca alamat logika IP address source and destination.

Prinsip Dasar Routing

Fungsi Utama Router :
  1. Menentukan jalur terbaik
  2. Sebagai switching paket-paket data ke interface yang dituju
  3. Fungsi utama dari layer network adalah pengalamatan dan routing.
  4. Pengalamatan telah dibicarakan sebelumnya.
  5. Routing adalah suatu protokol yang digunakan untuk mendapatkan rute dari satu jaringan ke jaringan lain.
  6. Tugas Routing akan dilakukan device jaringan yang disebut sebagai Router.

Routing Protokol

  • Komunikasi antara router-router.
  • Mengijinkan router-router untuk sharing informasi tentang jaringan dan koneksi antar router.
  • Router menggunakan informasi ini untuk membangun dan memperbaiki table routingnya.
  • Routing protokol mempelajari semua router yang ada, menempatkan rute yang terbaik ke table routing, dan juga menghapus rute ketika rute tersebut sudah tidak valid lagi.
Untuk melakukan proses routing, router harus mengetahui :
  1. IP address tujuan dari paket yang di routing.
  2. Informasi network yang dituju oleh paket. (route)
  3. Semua kemungkinan jalur untuk mencapai network tersebut
  4. Jalur terbaik dari semua jalur yang ada (best routes)

Komentar